S T I K E S
Harapan Bangsa
News & Info


Date2 August 2016 2:46 pm
ByAdmin is trator
Views29


Berita SHB

SHB Gelar PKK Osce

www.shb.ac.id, radarbanyumas.co.id - STIKes Harapan Bangsa (SHB) Purwokerto adakan Objective Structured Clinical Examination (Osca) selama dua hari Selasa dan Rabu (26-27) lalu. Osca ini diikuti oleh 114 mahasiswa SHB semester empat. Kegiatan ini sebagai bekal bagi mahasiswa sebelum ke lapangan.

Menurut Tri Sumarni, S.Kep, Ns, M.Kep Dosen sarjana Keperawatan, kegiatan ini terbagi atas dua kelompok. Kelompok pertama berjumlah 56 mahasiswa mengikuti Osca pada hari pertama. 58 mahasiswa lainnya mengikuti pada hari kedua yakni pada Rabu. Dimulai pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai.

Tiap mahasiswa diberi tes untuk memasuki enam stase atau tahapan yang memiliki bermacam-macam tes. Enam stase itu yakni pengkajian, menentukan diagnosa, perencanaan, tindakan mandiri, evaluasi, dan terakhir responsi keperawatan. Untuk Dalam stase pengkajian mahasiswa diberi waktu 5 menit, stase diagnosa 6 menit, perencanaan 5 menit, tindakan mandiri 10 menit, dan responsi keperawatan selama 10 menit.

"Mahasiswa akan memasuki stase dengan masalah yang hampir sama dengan situasi nyata ketika praktik," ujarnya.

Dia menambahkan, sebelumya pendidikan perawat hanya memiliki ujian tulis, namun dengan adanya OSCE tersebut nantinya para perawat akan diuji berbagai kemampuannya secara langsung ketika berhadapan dengan klien (pasien). Selain itu para peserta akan dinilai oleh tim penguji khusus dengan standar nasional.

"Tujuan tahapan ini agar mahasiswa memiliki persiapan dan gambaran terhadap permasalahan yang sebenarnya. Sebab di lahan praktik harus mampu memberikan asuhan dari gangguan empat sistem," tuturnya.

Kegiatan ini juga merupakan bagian kurikulum dari Praktik Klinik Keperawatan (PKK). Sehingga secara umum tes yang dihadapi oleh mahasiswa juga hampir sama. Hanya ada perbedaan dari materi yang diujikan. Seperti nilai minimal yakni 7,5 juga sebagai standar kelulusan.

"Bagi mahasiswa yang tidak lulus akan diberikan kasus remidi seperti kasus asuhan keperawatan yang dikerjakan di rumah," imbuh dia. (rez)





© 2018 - STIKES Harapan Bangsa Purwokerto - Kerjasama dengan Radar Banyumas.
Hak Cipta Dilindungi Oleh Undang-Undang

Menu