S T I K E S
Harapan Bangsa
News & Info


Date20 February 2017 10:10 am
ByAdministrator
Views26



PMB STIKes Harapan Bangsa Purwokerto
Berita SHB

Serunya Student Exchange Program Stikes Harapan Bangsa Purwokerto

www.shb.ac.id, radarbanyumas.co.id — Tidak terasa, rangkaian student exchange program STIKes Harapan Bangsa Purwokerto segera berakhir pada 19 Febuari mendatang. Waktu dua minggu terasa begitu singkat bagi tiga mahasiswa berprestasi, Hijri Anita Desi, mahasiswa S1 Keperawatan semester 7, Ardhina, mahasiswa Keperawatan semester 3 dan Lintang Yosi, mahasiswa D3 Kebidanan semester 3. Bersama dengan dosen pembimbingnya, Madyo Maryoto, SKep, Ners, MNS mereka mengeksplorasi Prachomklao Collage of Nursing Thailand.

"Dengan pertukaran dosen dan mahasiswa STIKes Harapan Bangsa Purwokerto dan Prachomklao Collage of Nursing Thailand, kita  dapat saling mengenal dan mengetahui bagaimana sistem pembelajaran atau pendidikan, sistem pelayanan kesehatan, sistem pengembangan ekonomi, promosi kesehatan, praktik keperawatan, pengelolaan pasien HIV Aids pada anak di Thailand dan Indonesia," kata dosen pembimbing student exchange program, Madyo Maryoto, S.Kep, Ners, MNS kepada Radarmas.

Madyo menjelaskan, mahasiswa STIKes Harapan Bangsa Purwokerto dan Prachomklao Collage of Nursing Thailand juga saling sharing mengenai struktur organisasi di level mahasiswa dan berbagi pengetahuan bagaimana cara mengelola setiap unit kegiatan mahasiswa.

"Di Prachomklao Collage of Nursing Thailand, pemilihan ketua BEM tidak memilih secara langsung seorang figur pemimpin. Disana mereka memilih kelompok seperti halnya pemilihan presiden beserta kabinet pemerintahannya yang benar-benar siap dijadikan pengelola organisasi mahasiswa," terang dia.

Dirinya menambahkan, selama berada di Thailand, mahasiswa STIKes Harapan Bangsa Purwokerto setelah mendapatkan konsep dan teori di kampus, juga diajak berkunjung ke lapangan (field visit). Kunjungan yang dilakukan diantaranya ke unit pelayanan pasien HIV/AIDS pada anak di Prachomklao Hospital, ke Chang Hua Man Royal Project dan Lam Bia yang merupakan wilayah konservasi lingkungan alam untuk kemakmuran rakyat Thailand.

"Selain itu kita juga dibawa berkunjung ke Amphawa Floating Market di Amphawa District, Samut Sangkhram dan melakukan kunjungan untuk promosi kesehatan keluarga di komunitas," sambung Madyo.

Yang berbeda di Thailand, disana terdapat program sufiensi ekonomi dari level individu dan keluarga untuk pemelihara alam, mengatur 30 % kebun, 30 % sawah, 30 % kolam dan 10 % rumah setiap keluarga yang mempunyai lahan sehingga tidak serba beli untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat Thailand dan hidup hemat dengan pengaturan keuangan yang baik.

"Dengan pencanangan program tersebut masyarakat Thailand sudah merasakan manfaatnya dan mereka yakin akan mudah terlepas dari krisis ekonomi global," tutupnya. (yda/bdg)     

     


Prev/Next News




© 2018 - STIKES Harapan Bangsa Purwokerto - Kerjasama dengan Radar Banyumas.
Hak Cipta Dilindungi Oleh Undang-Undang

Menu