Pelayanan kesehatan dari Stand STIKes Harapan Bangsa pada ajang Ramadhan Expo di GOR Satria

By Hary Wicaksono - Monday, 10 July 2017 13:40 - 124 views - Comment
Beri Pelayanan Gratis di Ramadhan Expo Stand STIKes Harapan Bangsa Diserbu Pengunjung

Beri Pelayanan Gratis di Ramadhan Expo Stand STIKes Harapan Bangsa Diserbu Pengunjung


www.shb.ac.id, radarbanyumas.co.id — Stand milik STIKes Harapan Bangsa Purwokerto yang digelar di GOR Satria pada 10 sampai 18 Juni lalu diserbu pengunjung Ramadhan Expo Rata-rata, per harinya paling sedikit 25 pengunjung datang ke stand Stikes Harapan Bangsa Purwokerto untuk memeriksakan kesehatannya.

Ketua pelaksana, Widi Ruchyat Viviana yang merupakan mahasiswa semester 4 Prodi S1 Keperawatan STIKes Harapan Bangsa Purwokerto ketika ditemui Radarmas mengatakan, stand STIKes Harapan Bangsa Purwokerto melayani pengecekan gula darah gratis, kolestrol dan tekanan darah gratis. Dibantu tenaga sukarelawan dari 11 mahasiswa yang tergabung dalam himpunan mahasiswa D3 Prodi Keperawatan yaitu Ela, Eli, Fani, Syarif, Genita, Ayu, Slamet, Zakia, Kiki, Widia dan dirinya, stand Stikes Harapan Bangsa Purwokerto mulai memberikan pelayanan kesehatan cuma-cuma pada pukul 16.00 WIB sampai 21.00 WIB.

"Meskipun baru pulang kuliah kami tetap merasa semangat melayani setiap pengunjung yang datang," katanya.

Widi menjelaskan setiap harinya stand STIKes Harapan Bangsa Purwokerto dikunjungi paling sedikit oleh 25 pengunjung. Itupun dengan aturan pembatasan 15 pengunjung untuk pengecekan gula darah dan 10 pengunjung untuk pengecekan kolesterol per harinya. "Yang tidak kami batasi untuk pengecekan tekanan darah," terang dia.

Dirinya menambahkan tujuan dari dibukanya stand STIKes Harapan Bangsa Purwokerto pada Ramadhan expo tahun ini yaitu selain menggali kemampuan mahasiswa juga untuk membantu masyarakat awam agar rajin dalam menjaga kesehatan. Mudah-mudahan untuk kedepannya adik-adik tingkat yang memilih Prodi Keperawatan dapat meneruskan kegiatan ini dan mengembangkannya lagi agar semakin bermanfaat.  

"Saya berharap kegiatan semacam ini dapat rutin dilaksanakan. Tidak sedikit masyarakat yang sungkan memeriksakan kesehatannya karena menganggap untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan itu mahal. Dengan kegiatan ini semua tidak terbukti 100 % benar karena kami memberikan semua pelayanan secara gratis dengan penuh ketulusan," tutup mahasiswa asal Pageralang, Kecamatan Banyumas tersebut. (yda)




Tentang Penulis

Hary Wicaksono
Editor-in-Chief